FAO dan KKP melakukan reintroduksi arwana red banjar di Danau Haleung dan Danau Melawen, Kalimantan Tengah, untuk memulihkan populasi yang kian terancam.
... Selengkapnya
Kemitraan Multi Pemangku Kepentingan dan Komitmen Sukarela
Seperti menguras genangan banjir dengan sendok teh, apa yang dilakukan Fitri secara tidak langsung menjadi sebuah upaya kecil dalam membantu mengatasi masalah kemiskinan di Tojo Una-Una, salah satu kabupaten dengan angka kemiskinan yang masih relatif tinggi di Sulawesi Tengah.... Selengkapnya
Kemendikbudristek meluncurkan Indonesia Heritage Agency (IHA) untuk mengoptimalkan pengelolaan warisan budaya dan menjadikan museum sebagai ruang belajar yang inklusif. ... Selengkapnya
Yayasan Badak Indonesia berupaya mencegah kepunahan badak sumatera dan badak jawa melalui program Suaka Rhino Sumatera, riset dan edukasi, tim pemantauan badak, dan pengembangan komunitas.... Selengkapnya
Laporan UNESCO menyoroti keterkaitan antara pengelolaan air berkelanjutan, kesejahteraan, dan perdamaian.... Selengkapnya
World Water Forum 2024 mendorong penguatan kolaborasi dan komitmen berbagai pemangku kepentingan dalam mengatasi permasalahan air di seluruh dunia.
... Selengkapnya
Laporan CELIOS bersama 350.org menunjukkan bahwa ada banyak potensi pendanaan bagi pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas.... Selengkapnya
Perburuan dan perdagangan penyu ilegal merupakan ancaman nyata yang membutuhkan tindakan komprehensif untuk menghentikannya. ... Selengkapnya
Pemanfaatan teknologi drone dapat membawa banyak manfaat bagi sistem pertanian, meningkatkan perekonomian dan pembangunan berkelanjutan.... Selengkapnya
Program Komunitas untuk Iklim (Proklim) mendorong berbagai pemangku kepentingan untuk melakukan aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dengan pelibatan aktif masyarakat di tingkat tapak. ... Selengkapnya