Ketentuan upah minimum harus selaras dengan upaya untuk mewujudkan pekerjaan yang layak. ... Baca Selengkapnya
Andi Batara
Ata adalah Reporter & Asisten Riset di Green Network Asia. Ia meraih gelar sarjana dalam Ilmu Pemerintahan dari Universitas Hasanuddin. Ia memiliki minat khusus pada penelitian seputar kebijakan publik, pemberdayaan masyarakat, dan ekonomi politik.
Ketimpangan akses terhadap tanah masih menjadi penghalang bagi orang muda untuk terlibat dalam sektor pertanian sehingga menghambat upaya regenerasi petani di Indonesia.... Baca Selengkapnya
Dengan populasinya yang besar, orang muda perkotaan menjadi kelompok yang dapat mengambil peran besar dalam mendorong praktik keberlanjutan. Namun, mereka terhalang oleh berbagai faktor.... Baca Selengkapnya
Ekspansi perkebunan sawit berisiko memperluas deforestasi yang terkait dengan persoalan tata kelola perizinan dan pengawasan penggunaan kawasan hutan.... Baca Selengkapnya
Paparan merkuri pada burung menunjukkan risiko pencemaran yang lebih luas dan menggarisbawahi perlunya penguatan pengendalian penggunaan zat berbahaya di lingkungan.... Baca Selengkapnya
Pemberlakuan denda administratif terhadap aktivitas pertambangan di kawasan hutan tidak akan cukup menahan laju kerusakan selama izin eksploitasi tetap diberikan.... Baca Selengkapnya
Rangkaian bencana ekologis yang terjadi menunjukkan bahwa kerusakan habitat akibat aktivitas manusia dapat mendorong satwa liar menuju kepunahan lebih cepat dari yang kita bayangkan.... Baca Selengkapnya
UU KUHAP 2025 memantik kekhawatiran tentang meningkatnya potensi kriminalisasi terhadap masyarakat pejuang lingkungan dan memberi peluang bagi korporasi yang merusak lingkungan untuk menghindari pertanggungjawaban.... Baca Selengkapnya
Meningkatkan akses terhadap fasilitas olahraga publik yang inklusif dan mudah dijangkau menjadi semakin penting di tengah meningkatnya tren gaya hidup sedenter yang menyebabkan peningkatan risiko penyakit kronis.... Baca Selengkapnya
Bencana hidrometeorologi berulang yang terjadi di Pulau Sumatera menggarisbawahi pentingnya memperkuat tata kelola mitigasi risiko bencana sekaligus meningkatkan tanggung jawab serta akuntabilitas dalam mengatasi isu kerusakan lingkungan dan krisis iklim.... Baca Selengkapnya

Menyoal Ketentuan Upah Minimum dan Tantangan Keseimbangan Pasar Tenaga Kerja
Mengatasi Ketimpangan Akses terhadap Tanah di Kalangan Orang Muda Pedesaan
Tantangan Orang Muda Perkotaan dalam Penerapan Praktik Keberlanjutan
Mengulik Dampak Ekspansi Perkebunan Sawit dan Potensi Korupsi di Baliknya
Paparan Merkuri pada Burung: Sinyal Bahaya bagi Manusia dan Lingkungan
Ekspansi Pertambangan di Kawasan Hutan dan Menakar Efektivitas Pemberlakuan Denda
Bagaimana Bencana Ekologis Mempercepat Kepunahan Satwa Liar
UU KUHAP 2025 dan Jalan Mundur Perlindungan Lingkungan
Meningkatkan Akses terhadap Fasilitas Olahraga Publik di Tengah Tren Gaya Hidup Sedenter
Memperkuat Tata Kelola Mitigasi Risiko Bencana: Pelajaran dari Bencana Hidrometeorologi di Sumatera