Menengok Investasi Pendidikan Besar-besaran di Vietnam
Foto: Trung Nhan Tran di Unsplash
Pendidikan adalah salah satu elemen penting dalam mempercepat pembangunan negara. Dukungan kebijakan, komitmen politik, dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan dalam hal ini. Vietnam telah mengambil langkah besar dengan menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam rencana pembangunan sosial ekonomi. Setelah melakukan investasi pendidikan besar-besaran, kini Vietnam mulai memetik hasilnya.
Pendidikan di Vietnam
Pada tahun 2012, Vietnam menempati peringkat ke-17 dari 65 negara dalam Program Penilaian Siswa Internasional (PISA), sebuah tes yang diadakan oleh OECD untuk mengukur kemampuan membaca, matematika, dan sains siswa berusia 15 tahun. Vietnam hanya lima tingkat di bawah Finlandia, negara dengan salah satu sistem pendidikan terbaik di dunia. Empat tahun kemudian, dalam tes serupa yang disebut TIMSS, pencapaian Vietnam setara dengan Amerika Serikat dan Inggris, negara dengan PDB per kapita yang jauh lebih tinggi dibanding Vietnam.
Pencapaian Vietnam dalam berbagai tes internasional mencerminkan visi jangka panjang dan komitmen kuat negara tersebut terhadap pendidikan. Ho Chi Minh, bapak pendiri Vietnam, pernah berkata, “Demi manfaat sepuluh tahun, kita harus menanam pohon. Demi keuntungan seratus tahun, kita harus mendidik rakyat.” Pesan ini tidak hanya menjadi pepatah, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata Vietnam dalam memperkuat sistem pendidikannya lewat investasi pendidikan dan kebijakan strategis.
Investasi Pendidikan Besar-besaran di Vietnam
Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam konsisten mengalokasikan setidaknya 20% dari total anggaran negara untuk pendidikan. Investasi pendidikan Vietnam berfokus pada tiga aspek utama, yaitu memperluas akses pendidikan pra-sekolah, meningkatkan infrastruktur sekolah di perkotaan maupun pedesaan, serta memperkuat universitas pedagogis, yaitu institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan metode pengajaran dan pendidikan.
Di antara ketiga aspek tersebut, investasi pendidikan pra-sekolah diyakini memberikan dampak jangka panjang paling besar terhadap masa depan pendidikan di Vietnam. Pemerintah Vietnam terus berkomitmen untuk memperluas layanan pra-sekolah dan perawatan anak usia dini secara menyeluruh, bahkan sebelum anak-anak memasuki jenjang pra-sekolah.
Selain itu, Vietnam juga menaruh fokus pada pentingnya kualitas tenaga pendidik. Pada tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan Vietnam menetapkan standar profesional bagi guru, kepala sekolah, dan dosen di universitas pedagogi. Delapan universitas pedagogi mendapat dukungan dari Bank Dunia melalui Proyek Peningkatan Pendidikan Guru (ETEP) dengan total investasi sekitar US$100 juta.
Proyek ini menghasilkan sembilan modul pelatihan guru di setiap jenjang pendidikan (SD, SMP, dan SMA) untuk membantu memenuhi standar pengajaran profesional dalam menghadapi kurikulum nasional yang baru.
Implementasi Kebijakan yang Efektif
Komitmen kuat dari pemerintah sangat penting untuk mendorong perubahan sistemik. Di Vietnam, komitmen ini tercermin dalam visi Doi Moi pada tahun 1980-an, saat pasar tenaga kerja mulai bergeser ke arah pekerjaan dengan keterampilan tinggi. Oleh karena itu, Vietnam kembali memprioritaskan pendidikan sebagai fondasi pembangunan sosial dan ekonomi yang mendukung pemulihan negara.
Komitmen ini juga berkaitan dengan kebijakan Vietnam untuk meningkatkan investasi di bidang pendidikan. Pada tahun 2013, Vietnam meratifikasi Resolusi 29, yang merupakan salah satu undang-undang pendidikan paling penting dalam sejarah negara tersebut. Kebijakan ini membuka pintu bagi berbagai investasi penting untuk sistem pendidikan, menjadikan pendidikan sebagai inti dari rencana pembangunan sosial-ekonomi nasional.
Keterlibatan Seluruh Masyarakat
Berdasarkan analisis komparatif dengan beberapa negara Asia, transformasi sistem pendidikan Vietnam unggul dalam pendidikan anak usia dini dan faktor budaya yang mendukung. Dari 65 negara yang berpartisipasi dalam tes PISA, Vietnam menempati peringkat ke-8 terkait tekanan orang tua. Ini menunjukkan komitmen tinggi orang tua terhadap pendidikan anak-anak mereka, bahkan mereka mau berkontribusi sebagai sukarelawan di sekolah.
Vietnam menunjukkan bahwa investasi pendidikan yang konsisten, kebijakan yang tepat, dan budaya yang mendukung secara signifikan dapat meningkatkan sistem pendidikan, yang tercermin dari peringkat tes mereka. Partisipasi aktif, komitmen, dan tindakan nyata dari pemerintah, pemangku kepentingan di bidang pendidikan, serta orang tua sangat penting dalam menciptakan perubahan yang signifikan.
Penerjemah: Kesya Arla
Editor: Abul Muamar
Baca juga versi asli artikel ini dalam bahasa Inggris di Green Network Asia
Ko-kreasi dampak positif untuk masyarakat dan lingkungan.
Di tengah tantangan global yang semakin kompleks saat ini, membekali diri, tim, dan komunitas dengan wawasan interdisipliner dan lintas sektor tentang isu-isu keberlanjutan (sustainability) dan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) bukan lagi pilihan — melainkan kebutuhan strategis untuk tetap terdepan dan relevan.

Membiarkan Hutan Pulih Sendiri sebagai Pendekatan yang Lebih Hemat Biaya
Membingkai Ulang Tata Kelola di Era Kebangkrutan Air
PSN Tebu Merauke: Penggusuran Masyarakat Adat dan Deforestasi yang Berlanjut
Memperkuat Ketahanan di Tengah Ketergantungan yang Kian Besar pada Infrastruktur Antariksa
Overpopulasi Ikan Sapu-Sapu di Sungai Ciliwung: Pemulihan Lingkungan atau Bahaya?
Perlawanan Pekerja Gig di India terhadap Tekanan Layanan Pengantaran 10 Menit