Warga di Kalimantan dan Sumatera bukanlah variabel dalam model. Mereka semua sedang menanggung sesuatu yang tidak mereka putuskan: udara beracun, pendidikan anak yang terhambat, biaya berobat, ladang yang tak bisa digarap, dan ketakutan yang berulang setiap kemarau.... Baca Selengkapnya
Jalal
Jalal is a Senior Advisor at Green Network Asia. He is a sustainability consultant, advisor, and provocateur with over 25 years of professional experience. He has worked for several multilateral organizations and national and multinational companies as a subject matter expert, advisor, and board committee member in CSR, sustainability, and ESG. He has founded and become a principal consultant in several sustainability consultancies as well as served as a board committee member and volunteer at various social organizations that promote sustainability.
Buku ini semacam kelas akselerasi bagi siapa saja yang penasaran mengapa, di tengah krisis iklim yang kian menjadi-jadi, seorang filsuf secara keras kepala malah terus memaksa kita membaca kembali pemikir Jerman abad ke-19.... Baca Selengkapnya
Berhentilah memperlakukan risiko eksistensial AI sebagai bahan obrolan santai, dan mulai mempelajarinya dengan kesungguhan yang sama seperti kita mempelajari krisis iklim.... Baca Selengkapnya
Krisis keberlanjutan yang kita hadapi hari ini pada akarnya adalah krisis imajinasi.... Baca Selengkapnya
Bagi siapa pun yang harus menavigasi isu-isu seputar pelaporan keberlanjutan dalam beberapa tahun ke depan, buku Barker dan Teixeira ini adalah bacaan wajib.... Baca Selengkapnya
Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, juga pulau-pulau lain di Indonesia, telah membayar cukup mahal untuk mengajari kita. Pertanyaannya sekarang: sudah siapkah kita, akhirnya, untuk benar-benar belajar?... Baca Selengkapnya
Kedua artikel ini adalah pengingat bahwa disiplin yang mengajarkan saya untuk selalu bertanya "atas nama siapa pengetahuan ini dibuat" masih sangat dibutuhkan, terutama ketika dunia konsultansi Indonesia benar-benar sedang dimabuk ESG.... Baca Selengkapnya
Clearing the Air adalah panggilan tegas untuk bertindak: berhentilah berdebat kusir mengenai mitos-mitos yang telah dijawab secara tuntas oleh sains, dan mulailah membangun infrastruktur untuk masa depan.... Baca Selengkapnya
Saya kini membayangkan berapa banyak Sadiman yang dibutuhkan Indonesia, dan berapa lama lagi negeri ini akan menunggu sebelum benar-benar mendukung upaya regenerasi Bumi.... Baca Selengkapnya
Earth Overshoot Day bukanlah ramalan kiamat, melainkan neraca yang bisa diperbaiki dengan mengubah cara kita berbisnis, memproduksi, dan mengonsumsi.... Baca Selengkapnya

Karhutla yang Terus Kita Pelihara
Mencari Petunjuk dari Karl Marx buat Menghadapi Krisis Iklim
Jejak Peringatan Bahaya Eksistensial AI: Dari Layar Bioskop ke Rak Buku
Krisis Imajinasi dan Keberlanjutan: Mengapa Masa Depan Perlu Dibayangkan Sebelum Dibangun
Panduan Mutakhir untuk Transparansi dan Akuntabilitas Keberlanjutan
Api yang Tak Pernah Benar-Benar Padam: Merenungi Kebakaran Hutan dan Lahan yang Terus Berulang
Ketika Sosiologi Menginterogasi ESG
Menyibak Kabut Pesimisme Iklim dengan Data
Sadiman: Lelaki yang Bisa Memanggil Air
Utang kepada Anak-Cucu yang Terus Membesar: Earth Overshoot Day 2026 dan Panggilan bagi Dunia Usaha