INFF bertujuan menjembatani kesenjangan pendanaan SDGs global tahunan yang mencapai USD 4,2 triliun akibat Pandemi COVID-19.... Baca Selengkapnya
Abul Muamar
Amar adalah Manajer Publikasi Digital Indonesia di Green Network Asia. Ia adalah alumnus Magister Filsafat dari Universitas Gadjah Mada, dan Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Sumatera Utara. Ia memiliki lebih dari sepuluh tahun pengalaman profesional di bidang jurnalisme sebagai reporter dan editor untuk beberapa media tingkat nasional di Indonesia. Ia juga adalah penulis, editor, dan penerjemah, dengan minat khusus pada isu-isu sosial-ekonomi dan lingkungan.
Ketika tanah di sebuah desa sudah dijadikan proyek korporasi atau pembangunan, orang-orang baru sadar, ‘oh ternyata kampung ini punya kekhasan ini itu’. Menurut saya, tidak harus menunggu konflik pecah dulu untuk mengetahui potensi-potensi itu. Jadi sebelum terjadi konflik, masyarakat harus didorong untuk bisa mengenali sumber daya di desanya.... Baca Selengkapnya
Seniman dan budayawan membutuhkan upskilling, reskilling, dan newskilling agar dapat berpartisipasi aktif mengambil peluang keterlibatan dalam pembangunan berkelanjutan.... Baca Selengkapnya
“ODGJ itu manusia, hanya saja mereka kondisinya sakit. Kalau orang sakit jangan dipasung. Jangan ditaruh di tempat terkucil, jangan diasingkan. Rangkul mereka, temani mereka, obati mereka dengan hati dan dengan medis.... Baca Selengkapnya
“Saya tahu seorang difabel itu kayak gimana hidupnya. Kadang orang menganggap kita rendah. Anggapan kayak ‘difabel tidak mungkin dapat kerja, tidak mungkin dapat penghasilan’ itu masih banyak, masih sering saya dengar. Difabel dianggap cuma bisa minta-minta. Saya ingin menghilangkan anggapan seperti itu.”... Baca Selengkapnya
Tugas seniman itu bukan hanya menyebarkan hal-hal yang sifatnya artistik, tetapi juga hal-hal yang bersifat sosial, terutama mengedukasi, untuk pendidikan.... Baca Selengkapnya
Waste4Change mengusulkan agar dibuat sistem pengelolaan sampah plastik fleksibel yang melibatkan lintas pemangku kepentingan.... Baca Selengkapnya
Aturan hukum yang tegas untuk tindak kekerasan dan pelecehan seksual sangat diperlukan demi mencegah terjadinya pelanggaran yang terus berulang di masa yang akan datang.... Baca Selengkapnya
Peran dan keterlibatan perempuan bukan sekadar pelengkap dalam pencapaian SDGs Desa, melainkan mesti menjadi salah satu pilar utama.... Baca Selengkapnya
Praktik pembalakan liar berangsur-angsur berhenti semenjak ekowisata Tangkahan dibuka pada tahun 2001. Dukungan multipihak, utamanya dari pemerintah dan investor, sangat dibutuhkan agar ekowisata ini dapat berkelanjutan.... Baca Selengkapnya

INFF dan Green Economy Index: Upaya Bappenas Percepat Capaian SDGs dan Ekonomi Hijau
Rumah Baca Komunitas: Menyemai Pendidikan Ekoliterasi dan Kesadaran Lingkungan
Kemenag Bekali Seniman dan Budayawan Islam dengan Wawasan Pembangunan Berkelanjutan
Aipda Purnomo, Polisi yang Merawat ODGJ dengan Kasih Sayang
Rahmat Hidayat, Perancang Busana yang Ingin Hapus Stigma terhadap Kelompok Difabel
Wayang Merdeka: Mengubah Sampah Jadi Wayang, Mengenalkannya dengan Cara yang Menggembirakan
Penelitian Waste4Change Ungkap Pentingnya Pengelolaan Sampah Plastik Fleksibel
Upaya KAI Cegah Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Kereta Api
Keterlibatan Perempuan Harus Jadi Pilar Utama Pencapaian SDGs Desa
Bagaimana Ekowisata Tangkahan Hapus Penebangan Hutan dan Perburuan Satwa Liar