Peningkatan produksi kendaraan listrik turut menjadi menjadi penyebab hilangnya keanekaragaman hayati dan kerusakan habitat.... Selengkapnya
Lalita Fitrianti
Ata adalah Manajer Kemitraan Bisnis di Green Network Asia. Dia adalah alumnus Magister Ilmu Manajemen Lingkungan dari University of Queensland, Australia. Dia seorang environmental & impact specialist, mendukung berbagai organisasi melalui studi lingkungan seperti Analisis Dampak Lingkungan Hidup, uji tuntas dampak sosial dan lingkungan, pemantauan dan pelaporan dampak lingkungan.
Dengan hutan tropis yang melimpah, dapatkah Asia Tenggara mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050 melalui carbon offset? Apakah kawasan ini siap untuk membuka pasar karbonnya ke dunia?... Selengkapnya
Penghitungan emisi karbon sebuah produk tidak berhenti saat produk tersebut tiba rumah konsumen, tetapi berlanjut hingga produk tersebut habis dipakai.... Selengkapnya
Indonesia menetapkan target emisi nol bersih pada tahun 2060 dengan beralih ke teknologi rendah karbon dan memensiunkan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara lebih cepat dari yang direncanakan.... Selengkapnya
Ada pasar besar energi hidrogen yang belum dimanfaatkan di Asia. Jepang dan Australia mulai memimpin ke arah sana.... Selengkapnya
Sebagian besar startup memahami optimalisasi nilai, dan strategi ESG sejalan dengan itu untuk membantu mereka mengurangi risiko, memuluskan operasional, mengidentifikasi peluang, mengakses modal dan kenaikan (upside) valuasi.... Selengkapnya