Komunitas akar rumput membutuhkan newskilling, reskilling, dan upskilling dalam komunikasi, advokasi, dan hubungan media agar inisiatif dan dampak dari kerja-kerja mereka dapat terakselerasi.... Baca Selengkapnya
SDGs Goal 4
Poin inklusivitas, keragaman, dan keberlanjutan tercakup dalam definisi baru museum oleh Dewan Museum Internasional.... Baca Selengkapnya
“Agar laut kita lestari, aku rasa yang perlu kita lakukan adalah menggaungkan bahwa narasi bawah laut itu sangat dekat dengan kehidupan kita sebagai masyarakat Indonesia. Dan perubahan sangat mungkin dilakukan semua orang.”... Baca Selengkapnya
Harm Reduction mengacu pada kebijakan, program, dan praktik yang dikembangkan untuk mengurangi bahaya dengan meminimalkan dampak kesehatan, sosial, hukum, ekonomi, bahkan lingkungan yang merugikan dari perilaku dan aktivitas manusia.... Baca Selengkapnya
GAWIREA memberdayakan perempuan melalui pendidikan non-formal untuk menggunakan energi terbarukan sebagai sumber pendapatan, serta memungkinkan desa menjadi mandiri secara ekonomi dan energi.... Baca Selengkapnya
The Ocean Cleanup sedang beralih untuk meningkatkan sistem pembersihan laut secara besar-besaran di Samudra Pasifik Utara.... Baca Selengkapnya
Anak-anak berhak mendapatkan ruang dan kesempatan untuk bermain, belajar, dan membangun hubungan bahkan dalam masa krisis. Laporan Childcare in Humanitarian Crises UNICEF mengulik bagaimana hal-hal tersebut dapat diwujudkan dalam keadaan darurat akut.... Baca Selengkapnya
Ketika tanah di sebuah desa sudah dijadikan proyek korporasi atau pembangunan, orang-orang baru sadar, ‘oh ternyata kampung ini punya kekhasan ini itu’. Menurut saya, tidak harus menunggu konflik pecah dulu untuk mengetahui potensi-potensi itu. Jadi sebelum terjadi konflik, masyarakat harus didorong untuk bisa mengenali sumber daya di desanya.... Baca Selengkapnya
Seniman dan budayawan membutuhkan upskilling, reskilling, dan newskilling agar dapat berpartisipasi aktif mengambil peluang keterlibatan dalam pembangunan berkelanjutan.... Baca Selengkapnya
“Saya tahu seorang difabel itu kayak gimana hidupnya. Kadang orang menganggap kita rendah. Anggapan kayak ‘difabel tidak mungkin dapat kerja, tidak mungkin dapat penghasilan’ itu masih banyak, masih sering saya dengar. Difabel dianggap cuma bisa minta-minta. Saya ingin menghilangkan anggapan seperti itu.”... Baca Selengkapnya

WEA Indonesia Gelar Lokakarya Pelibatan Media untuk Aksi Berkelanjutan Gerakan Akar Rumput
Definisi Baru Museum Rawat Keragaman dan Keberlanjutan
Divers Clean Action Membersihkan Laut Indonesia dari Jutaan Ton Sampah
Kenalan dengan Konsep Pengurangan Bahaya (Harm Reduction)
GAWIREA: Mendorong Peran Perempuan Wujudkan Energi Berkelanjutan di Desa Melalui Pendidikan
The Ocean Cleanup Tingkatkan Pembersihan Great Pacific Garbage Patch
Pengasuhan Anak di Masa Krisis Kemanusiaan
Rumah Baca Komunitas: Menyemai Pendidikan Ekoliterasi dan Kesadaran Lingkungan
Kemenag Bekali Seniman dan Budayawan Islam dengan Wawasan Pembangunan Berkelanjutan
Rahmat Hidayat, Perancang Busana yang Ingin Hapus Stigma terhadap Kelompok Difabel