Listrik Paraguay 100 Persen Bersumber dari Energi Terbarukan
Foto: Hmerinomx di Flickr.
Listrik telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita. Namun produksi listrik yang yang secara historis bergantung pada bahan bakar fosil telah menimbulkan ancaman bagi planet kita. Di Amerika Selatan, Paraguay berhasil menciptakan sumber listrik yang sepenuhnya berasal dari energi terbarukan, yaitu tenaga air.
Urgensi Transisi Energi
Didorong oleh pertambahan jumlah penduduk dan kemajuan teknologi, kebutuhan akan listrik semakin meningkat. Merespons permintaan yang terus meningkat, eksploitasi dan pemanfaatan bahan bakar fosil secara terus-menerus untuk pembangkit listrik telah memberikan kontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca dan krisis iklim.
Meskipun terdapat kesepakatan global dan pengakuan luas mengenai dampak negatif penggunaan bahan bakar fosil, lebih dari 70% total pembangkit listrik dunia pada tahun 2023 masih bersumber dari batu bara, minyak, dan gas alam. Mengingat tahun 2023 merupakan tahun terpanas dalam sejarah, transisi menuju energi berkelanjutan dan terbarukan menjadi sangat penting.
Energi Terbarukan di Paraguay dari Pembangkit Listrik Tenaga Air
Paraguay telah menghasilkan listrik dari sumber energi terbarukan selama beberapa dekade. Pasokan listrik di negara tersebut sepenuhnya bersumber dari tenaga air, yang memanfaatkan kekuatan air yang mengalir untuk menghasilkan listrik.
Hal ini dicapai berkat kolaborasi bersama negara-negara tetangga. Pada tahun 1973, Paraguay dan Brasil menandatangani Perjanjian Itaipu untuk mengembangkan Bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air Itaipu. Pada tahun 2021, 100% listrik negara tersebut dihasilkan dari proyek pembangkit listrik tenaga air Itaipu, Yacyretá, dan Acaray.
Praktik baik dalam memanfaatkan tenaga air sebagai pembangkit listrik tidak hanya mendorong Paraguay untuk menciptakan kelestarian lingkungan namun juga membebaskan negara tersebut dari kebutuhan impor minyak dan solar. Selain itu, pembangkit listrik tenaga air Paraguay juga menawarkan keuntungan ekonomi melalui ekspor listrik ke negara-negara tetangga. Negara ini telah menjadi eksportir listrik yang signifikan senilai $1,63 miliar, berkat surplus yang dihasilkan oleh pembangkit listrik mereka.
Perlu Diadopsi secara Global
Keberhasilan Paraguay yang telah beralih ke 100% energi terbarukan menunjukkan pentingnya pendekatan yang lebih sadar lingkungan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat modern. Dari keberhasilan Paraguay, salah satu pelajaran yang dapat dipetik adalah pentingnya menciptakan solusi energi yang sesuai dengan lokasi geografis dan potensi alam di setiap negara. Hal ini menegaskan bahwa sumber daya terbarukan tidak hanya perlu diadopsi, namun juga diintegrasikan secara efektif ke dalam lanskap energi suatu negara.
Selain itu, kolaborasi multi-pemangku kepentingan dan internasional sangat penting untuk memfasilitasi pengembangan proyek energi terbarukan berskala besar. Dan yang terakhir, pemerintah di seluruh dunia harus mempertimbangkan penerapan dan penguatan kebijakan yang memberikan insentif dan mempercepat penggunaan energi terbarukan, yang pada akhirnya membuka jalan bagi pembangunan berkelanjutan.
Editor: Nazalea Kusuma
Penerjemah: Abul Muamar
Versi asli artikel ini diterbitkan dalam bahasa Inggris di platform media digital Green Network Asia – Internasional.
Dinda adalah Asisten Kemitraan Internasional di Green Network Asia. Ia meraih gelar sarjana Hubungan Internasional dari Universitas Presiden. Sebagai bagian dari Tim Internal GNA, ia mendukung kemitraan organisasi dengan organisasi internasional, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sipil di seluruh dunia melalui publikasi digital, acara, pengembangan kapasitas, dan penelitian.

Menggeser Paradigma: Urgensi Reformasi Hukum Lingkungan di Indonesia
Mengulik Kemajuan Teknologi sebagai Pengganti Uji Coba pada Hewan
Kosmologi Desa dan Paradigma Transkonstruktif untuk Pemulihan Subjek Ekologi
Mengatasi Konsumsi Berlebihan untuk Perubahan Transformasional
Food Estate: Mimpi Lumbung Pangan, Nyata Lumbung Masalah
Reformasi Subsidi Perikanan dan Harapan Baru bagi Keberlanjutan Laut