Langkah Komunitas Energi Uni Eropa dalam Meningkatkan Akses Energi
Foto: Bill Mead di Unsplash.
Di dunia yang semakin jatuh dalam kendali teknologi, sulit rasanya membayangkan hidup tanpa listrik. Namun, kenyataannya, jutaan orang masih belum memiliki akses terhadap listrik dan bahkan tidak sanggup membayarnya. Di Eropa, komunitas energi (energy communities) muncul sebagai salah satu cara untuk mengatasi masalah ini.
Komunitas Energi Uni Eropa
Pada tahun 2020, sekitar 733 juta orang di seluruh dunia tidak memiliki akses terhadap listrik. Negara-negara yang telah mencapai listrik universal juga masih kesulitan menghadapi tingginya harga listrik. Pada saat yang sama, dunia sedang berupaya mengurangi emisi gas rumah kaca sebagai bagian dari aksi iklim global.
Lalu, bagaimana kita bisa mencapai keseimbangan antara kebutuhan listrik yang terjangkau dengan produksi dan konsumsi energi bersih? Di Eropa, komunitas energi muncul sebagai cara untuk mendesentralisasikan sektor ini. Komunitas ini ada sebagai badan hukum untuk memberdayakan warga negara, usaha kecil, dan otoritas lokal dalam memproduksi, mengelola, dan mengkonsumsi energi mereka.
Bagaimana Cara Kerjanya?
Komunitas energi dapat berupa perkumpulan, koperasi, kemitraan, organisasi nirlaba, atau badan hukum dalam bentuk apa pun. Masyarakat yang terlibat dapat menjadi produsen dan konsumen energi, sehingga memungkinkan sumber energi yang lebih murah dan mudah diakses di lokasi mereka.
Uni Eropa mengadopsi “Paket Energi Bersih untuk Seluruh Eropa” pada tahun 2019, yang mengakui peran komunitas energi sebagai bagian dari hak warga negara untuk memilih dan mengambil alih pasokan, produksi, dan penyimpanan energi.
Selain itu, kawasan ini juga telah menyiapkan beberapa kerangka peraturan untuk komunitas-komunitas ini. Ada komunitas energi warga, yang dihasilkan dari semua jenis sumber, dan komunitas energi terbarukan, yang dihasilkan secara khusus dari sumber terbarukan. Individu atau kelompok dapat memimpin komunitas ini untuk memastikan hasil dan proses pengambilan keputusan yang seimbang. Sebagai badan hukum, mereka juga memiliki akses terhadap pasar.
Kebijakan dan Dukungan
Parlemen Eropa menyediakan pendanaan dan bantuan teknis di seluruh kawasan Uni Eropa untuk mendukung inisiatif ini. Salah satu pendanaannya bertujuan untuk mendukung Citizen-Led Renovation, yang mengajak komunitas yang ada untuk memimpin proyek renovasi hemat listrik. Saat ini, tahap percontohan untuk merombak bangunan tempat tinggal sedang berlangsung di Irlandia, Portugal, Belgia, dan Bulgaria.
Selain itu, Parlemen juga meluncurkan pusat penyimpanan dan konsultasi. Mendukung inisiatif berbasis masyarakat dengan kebijakan komprehensif dan pendanaan yang memadai akan membantu memperkuat dampaknya terhadap masyarakat sekitar.
Komunitas energi dapat menjadi salah satu cara untuk mengarusutamakan energi bersih dan terjangkau. Namun, pemerintah juga harus meningkatkan inisiatif, strategi, dan implementasinya untuk menyediakan fasilitas tersebut bagi warganya dan mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca.
Editor: Nazalea Kusuma
Penerjemah: Abul Muamar
Baca juga versi asli artikel ini dalam bahasa Inggris di Green Network Asia.
Madina adalah Asisten Manajer Publikasi Digital di Green Network Asia. Ia adalah lulusan Program Studi Sastra Inggris dari Universitas Indonesia. Madina memiliki 3 tahun pengalaman profesional dalam publikasi digital internasional, program, dan kemitraan GNA, khususnya dalam isu-isu sosial dan budaya.

Kosmologi Desa dan Paradigma Transkonstruktif untuk Pemulihan Subjek Ekologi
Mengatasi Konsumsi Berlebihan untuk Perubahan Transformasional
Food Estate: Mimpi Lumbung Pangan, Nyata Lumbung Masalah
Reformasi Subsidi Perikanan dan Harapan Baru bagi Keberlanjutan Laut
Memperkuat Sistem Peringatan Dini Ancaman Kesehatan
Mengulik Penyebab Utama Perubahan Pola Curah Hujan