Peran Chief Sustainability Officer dalam Mendorong Bisnis yang Bertanggung Jawab
Foto: Freepik.
Bisnis mulai bertransformasi ke arah keberlanjutan (sustainability) sedikit demi sedikit. Banyak perusahaan yang mulai mengubah praktik operasi mereka menjadi lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan, yang tercermin melalui pengungkapan laporan keberlanjutan dan penunjukan Chief Sustainability Officer (CSO). Perusahaan konsultan global Egon Zehnder mengungkap bagaimana Chief Sustainability Officer mentransformasi organisasi mereka.
Dukungan dari CEO dan Dewan
Laporan bertajuk “Mengangkat Suara CSO” memaparkan pengalaman para Chief Sustainability Officer dalam mengubah praktik bisnis mereka menuju keberlanjutan. Laporan tersebut menyampaikan bahwa dukungan dari pimpinan dan dewan perusahaan sangat penting untuk menjaga motivasi dan momentum CSO.
Sebanyak 75% responden yang terlibat dalam laporan tersebut menyatakan bahwa mereka bertanggung jawab dalam mengawasi lima aspek utama operasi mereka: lingkungan, modal sosial, sumber daya manusia, model bisnis & inovasi, serta kepemimpinan & tata kelola. Pekerjaan lintas sektor ini tidak akan mungkin ada jika para eksekutif perusahaan tidak terlibat dalam isu keberlanjutan.
Namun, berdasarkan tanggapan survei, hanya 47% CEO yang sudah mengambil kepemilikan penuh atas agenda keberlanjutan perusahaan. Pada saat yang sama, CSO percaya bahwa keberlanjutan akan terintegrasi secara lebih mendalam, dan transformasi akan terjadi lebih cepat ketika CEO bertanggung jawab penuh. Memastikan para CSO terlibat langsung dan terhubung dalam organisasi juga penting untuk menciptakan dampak yang berarti.
Keterampilan dan Karakter Terbaik Chief Sustainability Officer
Peran CSO telah menjelma menjadi kekuatan pendorong dalam membentuk cara bisnis beroperasi. Laporan tersebut mencatat bahwa para Chief Sustainability Officer menganggap strategi sebagai keterampilan utama untuk peran tersebut, diikuti oleh keterlibatan pemangku kepentingan dan manajemen perubahan. Selain merencanakan dan menyusun strategi, seorang CSO juga harus mampu melaksanakan visinya untuk mendorong kemajuan yang berarti.
Keberlanjutan mencakup banyak aspek, dan hal ini juga berdampak pada pekerjaan CSO. Oleh karena itu, kolaborasi merupakan hal penting yang dibutuhkan oleh CSO agar dapat berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai sektor perusahaan. CSO juga menekankan pentingnya rasa ingin tahu dan kesadaran diri untuk pertumbuhan pribadi guna mempelajari bidang keberlanjutan yang terus berkembang.
Akiko Nakamura, Wakil Presiden Keberlanjutan Shiseido Co., mengatakan, “CSO adalah seseorang yang menyukai tantangan baru dan terus memiliki rasa ingin tahu serta terus belajar, karena keberlanjutan dalam bisnis selalu diperbarui dan memerlukan banyak literasi akademis dan seleksi informasi.”
Perlu Pergeseran Budaya
Kehadiran Chief Sustainability Officer dalam sebuah organisasi menandakan dimulainya transformasi menuju praktik bisnis yang bertanggung jawab. Namun, mereka tidak bisa berjalan sendirian. Mesti ada perubahan budaya menyeluruh yang melibatkan para eksekutif dan karyawan di semua tingkatan untuk menciptakan dampak yang lebih signifikan.
Laporan tersebut mencatat tiga komponen utama dalam membangun budaya transformatif dalam sebuah organisasi:
- Meningkatkan literasi di tingkat perusahaan melalui inisiatif pendidikan keberlanjutan.
- Menjadikan isu keberlanjutan sebagai peluang bagi organisasi.
- Menapaki pertumbuhan pribadi melalui pengembangan kepemimpinan.
Baca laporan selengkapnya di sini.
Editor: Nazalea Kusuma
Penerjemah: Abul Muamar
Versi asli artikel ini diterbitkan dalam bahasa Inggris di platform media digital Green Network Asia – Internasional.
Madina adalah Asisten Manajer Publikasi Digital di Green Network Asia. Ia adalah lulusan Program Studi Sastra Inggris dari Universitas Indonesia. Madina memiliki 3 tahun pengalaman profesional dalam publikasi digital internasional, program, dan kemitraan GNA, khususnya dalam isu-isu sosial dan budaya.

Kosmologi Desa dan Paradigma Transkonstruktif untuk Pemulihan Subjek Ekologi
Mengatasi Konsumsi Berlebihan untuk Perubahan Transformasional
Food Estate: Mimpi Lumbung Pangan, Nyata Lumbung Masalah
Reformasi Subsidi Perikanan dan Harapan Baru bagi Keberlanjutan Laut
Memperkuat Sistem Peringatan Dini Ancaman Kesehatan
Mengulik Penyebab Utama Perubahan Pola Curah Hujan