NEWater: Air Daur Ulang Singapura
Foto oleh Pixabay
Dari urusan kesejahteraan hingga pertanian, air sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Tetapi, meskipun air di bumi melimpah, kenyataannya kelangkaan air menjadi salah satu masalah yang muncul saat ini. Daur ulang air adalah cara menggunakan air secara maksimal. Di Asia, Singapura merupakan salah satu negara yang telah mengadopsi metode daur ulang air dalam pengelolaan air nasional.
NEWater Singapura
Daur ulang air, yang juga disebut reklamasi air, mengacu pada penggunaan kembali air limbah untuk berbagai keperluan, seperti irigasi pertanian, keperluan industri, sanitasi rumah tangga, hingga air minum. Air limbah akan menjalani proses penyaringan yang berbeda tergantung pada tujuan penggunaannya. Air daur ulang untuk diminum, misalnya, akan melalui proses penyaringan yang lebih lama dibandingkan untuk irigasi.
Untuk membedakan pasokan airnya, Singapura membangun Empat Keran Nasional (Four National Taps), salah satunya adalah air reklamasi berkualitas tinggi yang disebut NEWater. NEWater pertama kali diumumkan ke publik pada tahun 2003 setelah melewati penelitian intensif mengenai kelayakan daur ulang air di Singapura. Saat ini, ada lima pabrik air yang beroperasi.
Proses pemurnian tiga tahap
Langkah pertama daur ulang air dalam sistem NEWater adalah mengumpulkan air limbah di pabrik reklamasi air untuk pengolahan standar. Kemudian, air yang telah diolah dikirim ke pabrik NEWater. Teknologi NEWater membutuhkan proses tiga tahap untuk pemurnian air: Mikrofiltrasi/Ultrafiltrasi, Reverse Osmosis (RO), dan Disinfeksi Ultraviolet. Tiga tahap ini memastikan air bebas dari bakteri, virus, dan kemungkinan kontaminan lainnya.

Air hasil reklamasi terutama digunakan untuk keperluan industri dan pendinginan udara. Selain itu, juga dapat ditambahkan ke reservoir air baku bila diperlukan.
Hingga April 2020, 20.000 analisis telah dilakukan untuk menguji kualitas NEWater. Hasilnya menunjukkan bahwa NEWater lebih bersih daripada air keran Singapura dalam hal warna, kejernihan, dan zat organik. Air reklamasi ini sebenarnya digunakan sebagai pasokan air utama untuk pabrik fabrikasi wafer, yang membutuhkan lingkungan super bersih untuk dapat beroperasi.
Dukungan dan pengertian publik
Permintaan air di Singapura diproyeksikan berlipat ganda pada tahun 2060. Sementara negara tersebut masih aktif mencari lebih banyak solusi untuk memenuhi permintaan, dibutuhkan dukungan publik atas metode pengelolaan air saat ini.Oleh karena itu, sebagai bagian dari pendidikan publik dan pelibatan pemangku kepentingan, NEWater mendirikan pusat pendidikan yang bernama NEWater Visitor Centre.
Pusat pendidikan ini menawarkan wisata edukasi mengenai keberlanjutan air dan proses produksi NEWater, dengan harapan dapat menggali dukungan dan pemahaman publik tentang upaya keberlanjutan negara untuk memastikan kehidupan yang lebih baik untuk semua.
Editor & Penerjemah: Abul Muamar
Versi asli artikel ini diterbitkan dalam bahasa Inggris di platform media digital Green Network Asia – Internasional.
Madina adalah Asisten Manajer Publikasi Digital di Green Network Asia. Ia adalah lulusan Program Studi Sastra Inggris dari Universitas Indonesia. Madina memiliki 3 tahun pengalaman profesional dalam publikasi digital internasional, program, dan kemitraan GNA, khususnya dalam isu-isu sosial dan budaya.

Kosmologi Desa dan Paradigma Transkonstruktif untuk Pemulihan Subjek Ekologi
Mengatasi Konsumsi Berlebihan untuk Perubahan Transformasional
Food Estate: Mimpi Lumbung Pangan, Nyata Lumbung Masalah
Reformasi Subsidi Perikanan dan Harapan Baru bagi Keberlanjutan Laut
Memperkuat Sistem Peringatan Dini Ancaman Kesehatan
Mengulik Penyebab Utama Perubahan Pola Curah Hujan