Langkah HP Dukung Pemerataan Digital dan Pendidikan Berkualitas di Indonesia
10 Juli 2023
Foto: Z di Unsplash.
Perusahaan memiliki tanggung jawab dan potensi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Di tengah berbagai krisis dan ketimpangan yang berlangsung saat ini, peran berharga perusahaan menjadi semakin dibutuhkan. Mendukung keberlanjutan tidak selalu tentang lingkungan, tetapi juga dapat menyangkut masalah sosial-ekonomi, termasuk pendidikan. Terkait hal ini, HP berupaya mendukung peningkatan akses pendidikan berkualitas dan pemerataan digital di Indonesia melalui sejumlah inisiatif pendidikan.
Ketimpangan Digital dan Pendidikan Berkualitas di Indonesia
Ada banyak persoalan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Beberapa di antaranya yang sering menjadi sorotan adalah rendahnya kompetensi guru, ketimpangan akses pendidikan, dan tidak meratanya pendidikan berkualitas. Secara umum, pendidikan berkualitas seringkali berbiaya mahal dan sulit dijangkau, sehingga hanya dapat dinikmati oleh kalangan tertentu.
Sementara itu, sebaran guru dan tenaga pendidik berkualitas yang tidak merata juga merupakan persoalan yang serius. Guru dan tenaga pendidik berkualitas umumnya hanya ada di sekolah-sekolah negeri tertentu atau di sekolah swasta dengan kualitas dan berbiaya tinggi. Akses ke pendidikan berkualitas yang timpang, pada gilirannya menyebabkan ketimpangan pengetahuan, keterampilan, dan kelayakan kerja di Indonesia.
Tantangan-tantangan tersebut semakin nyata di tengah era transformasi digital. Selain akses ke pendidikan berkualitas yang belum merata, Indonesia juga masih mengalami ketimpangan digital yang cukup signifikan. Seluruh ketimpangan tersebut berpotensi semakin parah dan merambat ke aspek-aspek lainnya jika tidak segera diatasi.
Pemerataan Digital
Secara global, inisiatif pendidikan HP menargetkan 100 juta orang memiliki akses yang lebih baik ke pendidikan dan sumber daya berkualitas pada tahun 2025. Di Indonesia, HP mengklaim bahwa program mereka telah menyasar lebih dari 10 juta orang sejak tahun 2015. Inisiatif pendidikan HP bertujuan untuk mendorong pemerataan digital dan pendidikan berkualitas.
Untuk mencapai tujuan tersebut, HP menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan, salah satunya dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Selain mendukung pembelajaran bagi siswa sekolah, HP juga berupaya memberdayakan seluruh ekosistem pendidikan, seperti para guru, orang-orang di lingkungan sekolah, para orang tua, serta para pelajar di luar sekolah dari berbagai usia.
Berikut sejumlah inisiatif pendidikan HP di Indonesia:
- Program virtual learning series Semangat Guru. Berjalan sejak 2021, Semangat Guru dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan para guru dan tenaga pendidik agar dapat beradaptasi dalam transformasi digital dan pembelajaran hibrida. Para guru dan tenaga pendidik dilatih untuk mampu menciptakan dampak dalam pembentukan karakter dan keterampilan utama para siswa, meliputi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi, logika komputasi, serta welas asih.
- Transformasi Pembelajaran Inovatif (TPI). Program ini mendesain ulang ruang kelas dan lingkungan belajar untuk memperkenalkan pengalaman inovatif.
- Seminar daring NALE. Ditujukan bagi para orang tua siswa untuk mendukung pembelajaran jarak jauh anak-anak mereka.
- HP Street Code dan HP Tech Hubs. Program ini mengajarkan keterampilan coding dan keterampilan masa depan lainnya untuk siswa kurang mampu.
- Menyediakan HP Printables, HP Online Teaching Assistant, PC khusus pendidikan, dan sumber daya lainnya untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mudah diakses bagi para siswa.
Mendorong Dampak yang Lebih Besar
Pendidikan adalah kunci pembangunan manusia. Di masa depan, tantangan dalam dunia pendidikan akan terus berubah seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Karenanya, upaya untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi semua perlu dibarengi dengan pemerataan digital dengan mengedepankan inklusivitas.
“Sektor pendidikan Indonesia adalah yang terbesar keempat di dunia, dengan lebih dari 40 juta siswa di 38 provinsi. Untuk mendorong dampak yang lebih besar, semua pemangku kepentingan di sektor pendidikan harus bekerja sama untuk membangun sebuah ekosistem yang dinamis sehingga kita dapat mewujudkan pendidikan berkualitas untuk semua,” kata Choon Teck Lim, Managing Director HP Indonesia.
Amar adalah Manajer Publikasi Digital Indonesia di Green Network Asia. Ia adalah alumnus Magister Filsafat dari Universitas Gadjah Mada, dan Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Sumatera Utara. Ia memiliki lebih dari sepuluh tahun pengalaman profesional di bidang jurnalisme sebagai reporter dan editor untuk beberapa media tingkat nasional di Indonesia. Ia juga adalah penulis, editor, dan penerjemah, dengan minat khusus pada isu-isu sosial-ekonomi dan lingkungan.
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar
- Abul Muamar

Menyoroti Peran Perusahaan dalam Menyediakan Akses terhadap WASH di Lingkungan Kerja
Memahami Perjanjian Laut Lepas PBB
Menilik Langkah Indonesia Bergabung dengan Koalisi Pasar Karbon Global
Risiko dan Peluang Kabel Bawah Laut bagi Pembangunan Berkelanjutan
Tantangan dan Peluang Penerapan Pajak Karbon di Indonesia
Meningkatnya Serangan dan Kekerasan terhadap Pembela Lingkungan dan Tanah